Apa Itu Bisnis Multi Level Marketing

Sofia Mahardianingtyas berprofesi sebagai auditor Pemerintah dengan latar belakang pendidikan Akuntansi Pemerintahan STAN dan menyelesaikan Master of Economics dari Universitas Indonesia. Silakan baca ulasan pusat studi ekonomi dan kebijakan publik UGM tentang peransektor casual di Indonesia. Lagi, menurut knowledge BPS tahun 2017, dari keseluruhan angkatan kerja di negara kita, 58,35% nya bekerja di sektor informal.

Tidak jarang juga kasus di mana anggota MLM dijauhi oleh teman-teman dan keluarganya karena takut diprospek. Ambil contoh seorang anggota MLM berinisial A berhasil merekrut temannya. Temannya pun sudah merekrut kerabat lainnya untuk ikut bergabung.

Apa itu bisnis MLM

Bisnis MLM yang baik selalu memberikan modus yang jelas dan adil. Memiliki banyak downline belum tentu akan mendapatkan bonus yang besar, begitu juga sebaliknya. Mereka tidak fokus pada penjualan dan peningkatan kualitas produk, karena mereka hanya mencari member baru untuk memutar uang. Ada juga bisnis MLM yang memberikan produk yang mahal tapi kualitasnya nol. Mereka memberikan produk yang mahal agar mendapatkan keuntungan yang besar, terutama ketiga ada Downline yang berhasil melakukan penjualan. Dengan seperti itu, maka Upline akan mendapatkan keuntungan yang besar pula.

Sebab, jika di dalam MLM meniscayakan adanya bonus (ju’lu), namun tanpa disertai prestasi kerja penjualan , maka bonus itu tidak bisa disebut sebagai bonus yang sah secara syara’, melainkan seharusnya disebut upah . Padahal Agen Bola Online sudah menjadi hukum alam, jika kamu ingin berhasil, baik dalam karir, bisnis, kamu harus bekerja keras, konsisten dan pantang menyerah. Lihat apakah produknya dijual dengan harga yang wajar sesuai dengan kualitas produknya.

Tentu saja, setiap perantara itu juga akan mengambil keuntungan yang meningkatkan biaya produk sendiri. Bisnis Multi Level Marketing cukup berperan dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Dalam sejumlah kasus, MLM kerap dijadikan kedok dari bisnis money recreation dan mendewakan passive earnings. Bertolak dari kasus-kasus seperti itulah, Majelis Ulama Indonesia telah menggodok prinsip-prinsip bisnis ini secara syariah termasuk advertising plan-nya.

Ketika Anda menjual produk, maka baik ‘ayah’ dan ‘kakek’ juga mendapatkan keuntungan. Dan tentunya ketika orang lain Anda tawarkan untuk menjual di situlah Anda menjadi ‘ayah’. Dalam multi degree advertising dikenal dengan jaringan atau stage kedalaman.

Skema kerja yang relatif mudah bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun serta keuntungan yang tidak sedikit yang ditawarkan bisnis ini membuat banyak orang tertarik untuk menekuninya. Nantinya mereka diwajibkan untuk mencari anggota baru dengan pola yang sama sekaligus diiming-imingi kenaikan jumlah bonus, hadiah, dan imbal hasil seiring dengan banyaknya jumlah orang yang dapat diajak. Beberapa temannya bahkan berani menggadaikan motor, laptop computer dan menyerahkan uang kuliah untuk awal pendaftaran masuk MLM. Karena tidak memiliki uang, kata Inggrid, orang yang mengajak itu memberikan opsi untuk menggadaikan barang-barang berharga, seperti emas, motor, laptop.

Kami sarankan Bapak langsung konsultasi dengan agen atau perusahaan, karena kami di Finansialku.com tidak terafiliasi apa pun dengan program Car3i. Untuk produk terkait portofolio investasi Syariah, CAR mempunyai produk bernama CARLisya yang saat ini belum masuk dalam penjualan melalui Program 3i-Networks. Prospektus yang tertulis dalam penawaran adalah hasil perhitungan berdasarkan kinerja masa lalu. Meskipun perusahaan memberikan yang terbaik, tetapi tidak ada garansi atau jaminan. 3i Networks memiliki arti Insurance sebagai asuransi jiwa unitlink, Investment yaitu produk investasi, juga Income yaitu penghasilan sebagai seorang agen asuransi yang berlisensi dari proses bekerjanya 3i Networks. INAnews.co.id – Kegiatan Multi Level Marketing sangat marak di masyarakat.