Prospek Pariwisata Indonesia Tahun 2021, Begini Pandangan Pakar Uns

Ia berharap pembukaan Bali dapat terealisasi, sehingga bisa mendorong ekonomi dari sektor pariwisata perlahan pulih. Bali telah mengalami kerugian sekitar Rp9,7 triliun setiap bulan dari sektor pariwisata. Sekadar informasi, meski kebijakan Work From Bali belum difinalisasi pemerintah, tapi Menteri Parwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno peracaya diri mengatakan bahwa Work From Bali diperkirakan dapat meningkatkan angka keterhunian lodge hingga 30%. “Jangan sampai euforia pembukaan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara membuat kita lupa bahwa keadaan sekarang berbeda dengan keadaan regular. Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Gde Sumarjaya Linggih mendukung rencana pemerintah membuka kembali Pulau Bali untuk wisatawan mancanegara. Selain pantai pasir putih, alam trofis pulau Bali meliputi gunung, bukit, sawah terasering, dasar laut, dan sungai semuanya menawarkan keunikan dan ciri khas tersendiri.

Misalnya, melalui pengiriman proposal ke instansi, menyebar brosur paket harga destinasi wisata, dan lainnya. Sementara saluran pemasaran tidak langsung dapat dilakukan dengan cara melibatkan perantara untuk mendatangkan wisatawan. Misalnya, melakukan kerja sama dengan biro perjalanan wisata/travel agent, pramuwisata , antar destinasi wisata, ASITA, PHRI, atau lainnya.

Program yang dibuka tanggal 9 Juli hingga 7 Agustus 2020 ini diharapkan dapat menjadi stimulus nyata bagi pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata untuk terus bangkit di masa pandemi Covid-19. Salah satunya adalah Sandiaga Uno yang kini menduduki kursi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif , menggantikan Wishnutama. Bergantinya Menparekraf ini diharapkan dapat mencapai percepatan pemulihan Togel Online Terpercaya ekonomi nasional untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemerintah melalui Kemenparekraf sendiri menargetkan pengembangan sejumlah kawasan pariwisata di berbagai daerah yang disebut ‘10 Bali Baru’. Enam bulan dilanda pandemi COVID-19 membuat kondisi perekonomian Indonesia babak belur. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 terkontraksi cukup dalam hingga -5,32%.

Jika dibandingkan dengan negara lain, Indonesia memiliki wisata alam yang indah seperti Danau Toba, Labuan Bajo kemudian Bali dan berbagai tempat lainnya. Semua pelaku usaha industri pariwisata lokal akan mendapat manfaat dari buku ini. Menurut knowledge Badan Pusat Statistik jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia Februari 2020 mengalami penurunan 28,85persendibanding jumlah kunjungan pada Februari 2019. Selain itu, jika dibandingkan dengan Januari 2020, jumlah kunjungan wisman pada Februari 2020 juga mengalami mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 30,forty two persen bukan hanya di Indonesia, pariwisata dunia pun ikut mendapat imbas dari Covid-19 ini. Dalam kurun waktu yang belum lama ini Organisasi Pariwisata Dunia merilis situasi dan dampak virus korona akan membuat penurunan penerimaan pariwisata internasional dengan perkiraan sekitar 20 hingga 30 persen.

Juga, sekitar one hundred juta hingga one hundred twenty juta pelaku-pelaku usaha pariwisata sangat terpapar resiko akibat pandemi. Di Indonesia sendiri, kita telah kehilangan 140 triliun rupiah dari sektor pariwisata.Occupancyhotel juga menurun akibat banyaknya jadwal penerbangan yang dibatalkan. Beralih ke sisi lain, terdapat pula lebih dari tujuh ribu pelaku wisata arum jeram dirumahkan. Bahkan, ada beberapa pelaku pariwisata yang berubah haluan menjadidriverojek on-line karena tidak adanya harapan jika tetap menggantungkan hidupnya di sektor pariwisata.

Bagaimana keadaan pariwisata Indonesia

Jakarta, airmagz.com– Menteri Pariwisata, Arief Yahya menilai regulasi dan teknologi menjadi hal yang terpenting dalam meningkatnya sektor pariwisata di tahun 2018. Terawan menyebut potensi rawan yang harus diperhatikan pada tempat wisata adalah mulai dari space parkir, loket tiket, pintu masuk objek yang diminati, tempat ibadah, kamar mandi atau rest room, kantin atau rumah makan, dan pintu keluar. Banyak hal yang dapat dihasilkan oleh masyarakat Bali dengan bakat seni dan kreativitasnya, baik itu dalam hal jasa, perdagangan, kuliner, kerajinan tangan, bahkan dalam penyediaan akomodasi pariwisata. Campuran budaya Bali yang kental dengan kreativitas akan menghasilkan usaha yang bernilai tinggi yang laku dipasaran. Masyarakat Bali hanya perlu memperhatikan peluang usaha yang laku dipasaran saat ini.

Adanya upaya penanganan dan pemulihan ekonomi yang disusun oleh Pemerintah sejauh ini terlihat cukup baik untuk memberikan harapan bagi masyarakat agar kembali melanjutkan dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan ketersediaan anggaran yang terbilang cukup besar untuk pemulihan ekonomi, diharapkan program pariwisata dapat kembali berjalan dengan baik dan maksimal. Program dukungan APBN untuk pemulihan ekonomi nasional di sektor Pariwisata, di antaranya Diskon tiket pesawat ke destinasi wisata, serta insentif pajak hotel/restoran sebesar Rp3,eight Triliun, dan Stimulus untuk penguatan combination demand sebesar Rp25 Triliun.

Saat ini Pemerintah Indonesia menginisiasi kebijakan program Pemulihan Ekonomi Nasional untuk menangani berbagai sektor yang terdampak Pandemi Covid-19, termasuk bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kebijakan ini termuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 yang diteken Presiden Joko Widodo pada 9 Mei lalu. Menurutnya, kesuksesan sektor pariwisata Indonesia merupakan imbauan Presiden Joko Widodo yang menyatakan sektor pariwisata menjadi prioritas, pariwisata juga menumbuhkan sisi ekonomi daerah yang positif. Salah satu upaya dalam mencapai sasaran tersebut adalah menyediakan fasilitas dan mengembangkan objek daya tarik wisata yang dilakukan dengan mengoptimalkan peran serta kalangan pengusaha kepariwisataan Kota Bogor.

Sedangkan, bagi yang terlanjur tidak memakai masker tetapi tidak memiliki uang membeli masker, dibagikan masker secara cuma-cuma. Pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan pembatasan perjalanan dan kerumunan untuk mengatasi penyebaran Covid-19. Sementara itu, Catharina Puspita Sari yang tinggal di Yogyakarta bekerja di sebuah agen perjalanan besar. Kepada VOA, dia mengatakan perusahaan tempatnya bekerja mengalami “nol transaksi” sehingga menerapkan “contingency plan” untuk bertahan dengan dana cadangan sampai akhir tahun.

Leave a Reply